Joko Widodo : Kemajuan Teknologi Jangan Digunakan Untuk Menyebarkan Kebohongan

0
4
Joko Widodo : Kemajuan Teknologi Jangan Digunakan Untuk Menyebarkan Kebohongan

BERITAPENAJAM-Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo, pada hari ini telah meresmikan beroperasinya Palapa Ring Timur yang digelar melalui kegiatan video conference dienam lokasi secara bersamaan salah satunya di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, Senin, (14/10) pagi.

Paket Palapa Ring Timur ini sekaligus melengkapi jaringan tulang punggung internet Nasional Palapa Ring yang telah lebih dulu beroperasi dan dinikmati masyarakat sejak tahun 2018, yaitu paket Palapa Ring Barat dan Tengah.
Dalam sambutannya Presiden menegaskan bahwa dunia saat ini sudah berubah dari era analog ke era digital. Teknologi digital sudah menerobos batasan jarak dan waktu. Oleh karena itu, internet yang cepat adalah keniscayaan yang harus dihadirkan di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut Presiden Jokowi, pembangunan jaringan telekomunikasi itu diharapkan tidak hanya membangun sektor ekonomi tetapi juga memajukan sektor sosial, budaya, dan politik di seluruh Indonesia. Dia menjelaskan ketersambungan komunikasi akan menyatukan Indonesia dari Sabang sampa Merauke serta Miangas ke Pulau Rote.

“Konektivitas ini harus bisa kita manfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa untuk penguatan persatuan kita, persaudaraan diantara kita, untuk memperkuat pendidikan diantara kita dan memfasilitasi lalu lintas ilmu pengetahuan di seluruh pelosok nusantara. Sebaliknya kemajuan teknologi ini jangan digunakan untuk hal-hal negatif, menyebarkan kebohongan, fitnah dan berita hoax yang dapat merugikan bangsa, ” kata Presiden.

Sementara itu Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, menjelaskan Palapa Ring merupakan proyek pembangunan backbone jaringan serat optik nasional yang menghubungkan seluruh 514 ibukota kabupaten/kota di Indonesia yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Non-KPBU. PT Telkom telah mengintegrasikan backbone serat optik di 457 Kabupaten/Kota melalui skema Non-KPBU.

Penggelaran Palapa Ring oleh Pemerintah sepanjang lebih dari 12.000 km di 57 kabupaten/kota di 11 provinsi dengan skema KPBU merupakan wujud dari kebijakan afirmatif pemerintah untuk menyediakan internet cepat di wilayah-wilayah Terluar, Terdepan, Tertinggal (3T) yang secara komersial tidak feasible untuk dibangun oleh pihak swasta.
Palapa Ring merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang monitoring dan evaluasinya dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Peran aktif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam mengkoordinasikan komitmen pemangku kepentingan pada proyek-proyek strategis nasional, termasuk Palapa Ring, sangat membantu penyelesaian Palapa Ring sehingga proyek ini menjadi proyek perencanaan KPBU tercepat pada tahun 2016.

“Proyek Palapa Ring akan mengintegrasikan jaringan yang telah terbangun dengan jaringan baru pada wilayah timur Indonesia. Palapa Ring-Timur dibangun sejauh 4.450 KM yang terdiri dari sub marine cable sejauh 3.850 km dan land cable sepanjang 600 KM dengan landing point sejumlah lima belas titik pada 21 kota/kabupaten,” terangnya. (Humas6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here